Want An Easy Fix For Your Milk Chocolate? Read This!

Proses pengolahan cokelat diawali dengan milk chocolate proses mixing. Bahan baku seperti gula, cocoa mass, cocoa greasepaint, cocoa adulation atau vegetable fat, susu bubuk, dan bahan- bahan lain dicampur milk chocolate dalam mixer sehingga diperoleh adonan yang sesuai untuk proses selanjutnya, yakni proses refining. Komposisi dalam proses mixing disesuaikan dengan produk yang ingin dihasilkan. Misalnya, untuk menghasilkan milk chocolate maka susu bubuk dan ekstrak vanilla akan ditambahkan.


Pasta dari mixer dilewatkan conveyor belt menuju mesin five roll untuk dilakukan proses refining.

 

Proses refining bertujuan milk chocolate untuk menghaluskan bahan- bahan cokelat sehingga diperoleh ukuran partikel yang pada umumnya di bawah 40 mikron. Dengan proses ini maka akan diperoleh cokelat yang memiliki mouthfeel yang lembut.


Conching merupakan kombinasi dari proses pengadukan, pemanasan milk chocolate dan aerasi, yang bertujuan untuk menghasilkan flavor yang diinginkan. Proses ini juga menghilangkan flavor yang tidak diinginkan dan menurunkan kadar air. Pada akhirnya akan didapatkan cokelat dengan tekstur yang lembut. Proses ini dapat berlangsung selama beberapa jam.

 

Tempering merupakan proses yang bertujuan untuk membentuk.

 

kristal lemak( kristal beta atau 𝛃) pada cocoa adulation, dimana kristal ini merupakan kristal yang stabil, sehingga cokelat yang dicetak memiliki karakteristik lustrous, memiliki' snap', serta tidak mudah milk chocolate meleleh pada suhu ruang namun lumer di mulut. Metode yang biasa digunakan untuk proses tempering adalah dengan memanaskan cokelat untuk memastikan tidak ada sisa lemak kristal, kemudian didinginkan sampai suhu tertentu untuk membentuk kristal beta.

Setelah di- temper, cokelat kemudian melalui proses pencetakan dan pengemasan, atau diolah lebih lanjut menjadi produk lain seperti permen cokelat.

Pengolahan cokelat merupakan kumpulan tahapan proses milk chocolate yang panjang dan kompleks. Dalam pengolahannya dibutuhkan keahlian serta alat dan teknologi yang memadai untuk dapat menghasilkan cokelat dengan kualitas terbaik. Di PT Freyabadi Indotama, kami telah memproduksi cokelat selama lebih dari 25 tahun.

Dilengkapi dengan tiga pabrik di Indonesia dan Thailand dengan kapasitas produksi yang tinggi serta tim R&D yang berpengalaman, kami telah membantu berbagai pelaku industri confectionary, es krim, artificial bakery dan quick service eatery( QSR) di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika.


Jika Anda membutuhkan produk cokelat dengan spesifikasi tertentu atau dalam kuantitas besar, Anda dapat menghubungi kami dengan mengklik tombol di bawah ini. Konsultan kami akan dengan senang hati membantu Anda.

 

Bakteri dan khamir( incentive) di udara menyebabkan terjadinya perubahan milk chocolate pada komponen kimiawi dalam pulp sehingga menjadi alkohol dan asam asetat dalam proses fermentasi. Ini adalah salah satu tahapan yang fading penting dalam tahap pertama pengolahan buah kakao, karena di sinilah awal pembentukan citarasa dari kakao. Pada proses ini juga akan dihasilkan panas yang dapat mencegah pertumbuhan biji kakao. Secara berkala, petani akan membolak- balik tumpukan biji secara perlahan agar proses terjadi secara merata.

 

Proses fermentasi dapat memakan waktu selama 5- 8 hari.

Sebelum dikirimkan ke pabrik cokelat, biji kakao perlu melalui proses pengeringan. Biji kakao disebarkan di atas nampan dan dikeringkan oleh sinar matahari selama kurang lebih seminggu.

 

Setelah dikeringkan, kandungan air pada biji kakao berkurang menjadi 6- 7 persen, dan beratnya berkurang hampir setengahnya. Biji kemudian disortasi berdasarkan ukuran dan kualitas, dan dikemas untuk dikirim ke pabrik.

Biji kakao dipecah kemudian dipisahkan antara shell dan nibs- nya melalui milk chocolate proses winnowing. Pada proses winnowing, hembusan angin memisahkan cacao nibs dari kulitnya dalam beberapa tahap.

 

Publicado en Health en octubre 03 at 12:57
Comentarios (0)
No login
Inicie sesión o regístrese para enviar su comentario
Cookies on De Gente Vakana.
This site uses cookies to store your information on your computer.